Sabtu, 09 Desember 2017

TUHAN memang satu, KITA yang TAK SAMA

Dari kata itu aku tak bisa berkutik mengelak dengan sebuah keadaan dimana ada benteng diantara kedua belah pihak,,,,,

Setelah mencoba menghindar dengan segala kenyataan yang pahit dan berperang melawan perasaan sendiri justru itu menyakiti diri sendiri, perasaaan dimana aku harus benar melupakan disitu aku merasa mengkhianati perasaanku sendiri. 
Galau, gelisah, merana mencoba aku abaikan untuk semuanya menguatkan segala cara agar tetap bertahan tapi sakit sendiri.

Semakin hari perasaanku kepada seseorang yang memang tak pantas untuk kurindukan semakin kuattttt tak bisa lepas dari pikiran.... 

Sempat terbelit dan terbenak akankah dan mungkinkah sebuah perbedaan yang besar ini akan dapat menyatukan kita berdua?? sementara kita masing2 mengerti bahwa aku dan dia tidak akan bisa bersatu karena tembok besar yang menghalangi kita " perbedaan keyakinan" 

Aku tak pernah meminta kepada Tuhan, akan diberikan rasa nyaman dan perasaan lebih ini jatuh kepada seseorang yang bukan umatnya melainkan berbeda hambanya, aku tak pernah menginginkan ini semuanya terjadi,,, tapi mengapa aku mengalaminya dan setiap hari aku selalu berpikir apakah dia memang untukku atau hanya untuk dipertemukan tapi tak untuk dipersatukan

Berat ,,,, memang beban ini berat aku tak bisa menanggung perasaan ini sendiri, aku tak kuat memendam perasaan ini sendirian,, rasa yang dulu pernah hilang dan lama tak pernah merasakan kenyamanan. Kini aku merasakan kenyamanan dan kecocokan tetapi terbentur dengan perbedaan yang memang jelass nyatanya tak akan bisa bersatu. 

Kenapa harus seperti ini keadaan yang aku alami, sudah untuk kesekian kalinya aku merasakan perasaan seperti ini dengan seseorang yang salah, kenapa Tuhan mengujiku untuk kesekian kalinya๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Jatuh Cinta dengan orang yang salah, memiliki perasaan dengan orang yang salah, nyaman dengan seseorang dengan orang yang salah.


Sedikit harapan untuk menanti sebuah keajaiban dimana aku bisa mendapat keinginanku terjadi, karena aku membayangkan saja adalah hal yang mustahil dan tak akan pernah terjadi.. 
harus berapa lama aku terus memendam perasaan ini sendirian. aku lelah. iyaaaa lelah dengan terlihat kuat, mandiri, dan ceria.


Aku tersakiti dengan cara menyakiti diriku sendiri setiap harinya, menderita dengan menutupi senyuman yang aku torehkan dibibirku , aku bahkan terlalu munafik untuk mengakuinya bahwa aku tak bisa untuk terus menghindar seperti ini..

TUHAN.... mengapa ini semua terasa berat, saat seseorang yang memang sama2 suka tapi tak bisa menyatu karena perbedaan ๐Ÿ˜Ÿ๐Ÿ˜ž๐Ÿ˜ญ
Hasil gambar untuk cinta beda agama

Jika memang engkau tak berkehendak, aku hanya berharap someday kau akan memberikan gantinya yang lebih baik dan tak terduga ❤❤❤❤❤❤



Hasil gambar untuk cinta beda agama


Minggu, 13 Agustus 2017

PERBEDAAN

 Ada yang saling cinta tapi tak bisa bersama, ada yang memang tak saling cinta tapi keadaan memaksa untuk bersama,- terkadang hidup tak seadil apa yang kita harap.
Semesta kadang suka bercanda .

Lalu, bagaimana bila sepasang dua sejoli sedang dimabuk asmara alangkah indahnya bukan~ ya itu hanya ekspetasi untuk sebagian orang apalagi bila yang ia rasakan perasaan kepada manusia yang berbeda keyakinan dengan apa yang kita anut.


TUHAN selalu saja membuat drama yang berlebihan sehingga kita tak bisa menyalahkan keadaan atau takdir sekaligus. Siapa yang ingin menghindar dari sebuah rasa CINTA dan siapa yang tak ingin bila rasa itu terbalas. Bahagia bukan ??? Tapi bila cinta itu terhalang dengan dua insan yang memeluk berbeda keyakinan apakah masih bisa berlanjut....


Sungguh sebuah dilema yang besar perasaan memang tak dapat dipungkiri, karena kita tidak akan pernah tau hati ini berlabuh kepada siapa, adakah jalan pintas adakah solusi untuk menangani perbedaan ini Bahkan hukum CINTA pun tak berlaku.


Ketika aku berada di zona nyaman, aku merasakan seseorang itu seperti idaman yang aku cari selama ini kenapa TUHAN menguji perasaanku lagi dan mematahkan hatiku untuk sekian kalinya.


Aku ingat saat pertama kali aku bertemu dan bagaimana bisa sedekat lalu menjauh. Saat aku tau kalung dilehernya dengan liontin Salibnya saat itu hatiku merasa JLEB------ tak bisa berkata Inginku menembus dinding perbedaan ini, tapi hati masih berkata jangan.


Aku tak ingin memulai lebih jauh walau sebenarnya ingin.... Ketahuilah ini rumit

Cinta yang berbalas tapi keyakinan berbeda itu jauh lebih menyakitkan daripada cinta bertepuk sebelah tangan.


HATI ini sudah tak ingin lagi bertahan kepada sesuatu yang fana, semua hidup aku pasrahkan kepada TUHAN. Pasrah yang aku jalanin saat ini, entah skenario bagaimana nanti yang TUHAN rencanakan untukku.

Ingatlah.. jangan menembus larangan dan dinding perbedaan bila menyangkut tentang keyakinan. Karena, Cinta saja tidak cukup untuk hidup. Banyak konsekuensi dan halangan yang harus dilalui. CINTA lebih indah bila dua insan mempunyai keyakinan yang sama.


Karena, kita hidup tidak hanya berdua dengan kekasih, tetapi menyatukan dua keluarga. jangan lampui batasanmu.



KEHIDUPAN INI HANYA TIPUAN DAN SEMUANYA FANA




TAK ADA YANG ABADI ~~~~~


SEMUA AKAN KEMBALI KEPADA-NYA :)