Jumat, 23 Desember 2022

KESEPIAN

  Hidup penuh dengan misteri kita tidak tau apa yang terjadi di masa depan, menjalani kehidupan dengan seiring berjalannya waktu, melewati lika liku kehidupan ujian dan gelombang kehidupan serta dengan soal permasalahan serta masalah- masalah di kehidupan tanpa terduga, Ya begitulah Hidup. 

 Mati rasa itu yang aku alami saat ini entah terus sampai berlanjut bagaimana, rasanya hati sudah acuh dengan apapun, bagiku kehidupan sudah tak ada maknanya lagi saat semua yang aku jalani dengan kesendirianku, berdiri kokoh dengan tumpuan kaki sendiri tanpa bergantung kepada siapapun bahkan tanpa keluarga dan pasangan.

Aku fikir kehidupanku setelah menikah akan mengurangi rasa kesepianku tapi ternyata aku salah untuk menafsirkan hal bodoh itu, kenyataan menyadarkanku bahwa rasa kesepian itu tidak hilang atau lenyap dan rasa kesepian itu ternyata terjadi berkali-kali lipat saat sebelum aku menikah.

Entah bersyukur atau mengeluh aku saja bingung dengan kehidupanku sendiri, tak tau arah, tak ada motivasi diri bagaimana, kemana rasanya sudah benar mati rasa yang aku alami saat ini..

Dalam benakku hanya terpintas, bahwa aku payah dalam kehidupanku aku tak bisa diandalkan, aku berbuat semauku, aku tak peduli dengan orang lain entahlah hal apa yg sangat mengubah diriku sampai saat ini. Terkadang aku sangat merindukan aku yang dulu, aku yang ceria aku yang slalu semangat 

Pasrah aja

Rabu, 05 Oktober 2022

Penyesalan Hidupku " Menikah "

Pernikahan berjalan sudah 2tahun ini aku bersama suamiku, likaliku perjalanan sudah banyak kerikil dan batu yang menghadang, badai angin dan hujan lebatpun sudah kita lewati bersama..

Aku fikir PERNIKAHAN ini menjadi sumber kebahagiaanku ternyata menjadi sebuah cobaan yang tak pernah ada habisnya.. Aku paham menikah adalah ibadah tercapek sepanjang hidup, kita akan bahagia dengan pernikahan bila mendapatkan pasangan yang tepat.

Memang tidak manusia yang sempurna di dunia ini semua dengan keterbatasan yang dimilikinya... Mencoba untuk tetap lapang menghadapi semuanya tapi pagar penopang diri ini sudah tak mampu

Ingin aku melepaskan tapi rasanya sulit, karena aku tidak ingin hidupku berdampak buruk dibelakangnya karena egoku semata, tetapi aku teruskan aku yang babak belur dan hancur jiwa raga ini

 


Dimataku tidak ada cahaya kebahagiaan, mungkin orang lain lihat aku akan baik-baik saja dan normal saja dalam kehidupanku tetapi sebenarnya tidak.

Semenjak aku ditinggalkan oleh ibuku selamanya, hidupku pontang-panting tak tau arah, harus bagaimana, kenapa harus aku yang menjalani kehidupanku yang seperti ini.. Bukankah Tuhan maha adil? Tidak, kehidupan setiap manusia berbeda permasalahan yang dialami juga berbeda resiko juga berbeda, mungkin Tuhan tau setiap personal mana yang lebih kuat dan sangat kuat lagi dengan cobaan yang diberikan

Tapi Tuhan aku tak mampu bila diuji dengan  cobaan bertubi-tubi, aku lelah aku ingin melepaskan semuanya.. 

Seandainya aku diberikan kesempatan kembali ke masa lalu, aku memilih untuk tidak menikah.😢