Setelah mencoba menghindar dengan segala kenyataan yang pahit dan berperang melawan perasaan sendiri justru itu menyakiti diri sendiri, perasaaan dimana aku harus benar melupakan disitu aku merasa mengkhianati perasaanku sendiri.
Galau, gelisah, merana mencoba aku abaikan untuk semuanya menguatkan segala cara agar tetap bertahan tapi sakit sendiri.
Semakin hari perasaanku kepada seseorang yang memang tak pantas untuk kurindukan semakin kuattttt tak bisa lepas dari pikiran....
Sempat terbelit dan terbenak akankah dan mungkinkah sebuah perbedaan yang besar ini akan dapat menyatukan kita berdua?? sementara kita masing2 mengerti bahwa aku dan dia tidak akan bisa bersatu karena tembok besar yang menghalangi kita " perbedaan keyakinan"
Aku tak pernah meminta kepada Tuhan, akan diberikan rasa nyaman dan perasaan lebih ini jatuh kepada seseorang yang bukan umatnya melainkan berbeda hambanya, aku tak pernah menginginkan ini semuanya terjadi,,, tapi mengapa aku mengalaminya dan setiap hari aku selalu berpikir apakah dia memang untukku atau hanya untuk dipertemukan tapi tak untuk dipersatukan
Berat ,,,, memang beban ini berat aku tak bisa menanggung perasaan ini sendiri, aku tak kuat memendam perasaan ini sendirian,, rasa yang dulu pernah hilang dan lama tak pernah merasakan kenyamanan. Kini aku merasakan kenyamanan dan kecocokan tetapi terbentur dengan perbedaan yang memang jelass nyatanya tak akan bisa bersatu.
Kenapa harus seperti ini keadaan yang aku alami, sudah untuk kesekian kalinya aku merasakan perasaan seperti ini dengan seseorang yang salah, kenapa Tuhan mengujiku untuk kesekian kalinya๐ญ๐ญ
Jatuh Cinta dengan orang yang salah, memiliki perasaan dengan orang yang salah, nyaman dengan seseorang dengan orang yang salah.
Sedikit harapan untuk menanti sebuah keajaiban dimana aku bisa mendapat keinginanku terjadi, karena aku membayangkan saja adalah hal yang mustahil dan tak akan pernah terjadi..
harus berapa lama aku terus memendam perasaan ini sendirian. aku lelah. iyaaaa lelah dengan terlihat kuat, mandiri, dan ceria.
Aku tersakiti dengan cara menyakiti diriku sendiri setiap harinya, menderita dengan menutupi senyuman yang aku torehkan dibibirku , aku bahkan terlalu munafik untuk mengakuinya bahwa aku tak bisa untuk terus menghindar seperti ini..
TUHAN.... mengapa ini semua terasa berat, saat seseorang yang memang sama2 suka tapi tak bisa menyatu karena perbedaan ๐๐๐ญ

Jika memang engkau tak berkehendak, aku hanya berharap someday kau akan memberikan gantinya yang lebih baik dan tak terduga ❤❤❤❤❤❤
