Jumat, 17 Agustus 2012

Selamat Ulang Tahun Negeriku ( ˘з˘ʃƪ) ~ ♡



 "244.775.796 penduduk ,13.487pulau, 700 lbahasa, 6 agama, 3 zona waktu yang berbeda dalam 1 negara."

Kebahagiaan bagi saya untuk menyampaikan selamat merayakan Hari Kemerdekaan, dan berharap agar Pemerintah dan rakyat Republik Indonesia dilimpahkan kebahagiaan dan kesejahteraan dalam tahun-tahun selanjutnya,


Happy birthday Indonesia. Happy 67th Independence Day Indonesia! Semoga makin makmur, makin jaya, dan makin terbebas dari tikus-tikus kecil negara (•̯͡.•̯͡) ”

Merdeka..smoga Indonesia semakin jaya, dewasa, aman, nyaman
Indonesia negara yg indah, subur, kaya sumber daya alam dan tenaganya, Indonesia maju..!


Penyebab Tangisku Itu Kamu (づ_ど)


Untuk kamu penyebab tangisku....\(˘̩̩̩ε˘̩̩̩ )
 
Setiap waktu kamu merasuki pikiranku menerobos labirin-labirin tersembunyi di hatiku. Sekali lagi, hatiku seperti tergores belati tajam, Menusu,  Menohok pikiranku. Membuat air mata terjatuh karenamu. Tersimpan diotakku dengan otomatis. Seakan-akan hanya kamu yang ada dipikiranku. Seutuhnya. Saat alunan cinta yang kamu persembahkan padaku menjelma menjadi sebuah belati tajam, yang selalu siap untuk menusukku setiap saat aku mengenangnya.  Sudah beberapa hari sejak peristiwa itu,kepergianmu..aku merasa kesepian.

Pesan singkatmu masih menghiasi inboxku.Kau tahu bagaimana rasanya ketika seorang wanita di acuhkan?Semua pesan-pesan mu di Inbox ku masih tersimpan dengan rapi. Saat aku rindu padamu, hanya pesan-pesan itu yang bisa sedikit mengobati rinduku. Hanya sedikit.
Bagaimana rasanya saat kau bilang kangen tapi aku harus tersadar bahwa itu bukan untuk aku?
Rasanya aku ingin membentakmu keras keras,aku ingin meronta pada ketidakjelasanmu! Aku ingin menyadarkanmu , menggoyang goyang tubuhmu dan berkata " AKU CEMBURU" (╯_╰")


Tapi,kau tetaplah pria baik yg sama seperti pertama kali ku kenal,Dan kebaikanmu yg terlalu berlebihan itu berimbas padaku, menyebabkan cemburu mengalir deras didarahku, dari vena sampai arteri, hanya ada emosi yg merasuki.Apa salahku sehingga kamu begini?

Hatiku terus berperang dengan logika. Saat hatiku berkata bahwa aku tetap mencintainya, logikaku melawannya dengan berkata bahwa kamu telah menyakitiku. Saat hatiku berkata bahwa aku membutuhkanmu, logika ku berkata masih banyak lelaki yang bisa memberikanmu kenyamanan lebih darinya. Saat hatiku berkata bahwa kamu yang terbaik, logikaku dengan keras melawannya bahwa masih banyak lelaki berkeliaran diluar sana yang jauh lebih baik darinya.

Kau tahu? Sebenarnya aku masih mencintaimu, sebenarnya tak ada yg lain yg bisa membuatku tersenyum,selain kamu. Aku tak pernah berbohong jika berkata rindu.Aku tak pernah menggunakan topeng ketika aku berkata aku cinta padamu.Aku mencintaimu,setulus dan sesederhana itu.Tapi, sekeras perjuanganku,mengapa tetap saja sulit membuatmu menatapku kembali?


Kamis, 16 Agustus 2012

Tuhan, Bolehkah Dia Menjadi Kado Terindahku :")




Bulan, Hari pun berlalu dengan cepat dan detik-detik mendekati ulang tahunku..aku selalu berdoa agar di waktu hari ulang tahunku ada momen special bersama keluarga, kerabat, sahabat, teman dan specialnya juga aku ingin dia menjadi pendamping hidupku :')

Apa keinginanku ini terlalu muluk dan apa aku salah?? Hanya TUHAN yang mengerti semuanya.. Satu keinginanku yang terpenting aku ingin dia menjadi orang pertama dalam hidupku....Entah mengapa aku tak bisa melupakan dia dari benakku dia selalu ada di benakku dan tak pernah lekang oleh waktu dia selalu ada di pikiranku..


Haruskah aku menanti keajaiban untuk ini semua?? apa aku salah mengharapkannya TUHAN :( Aku Sayang Dia TUHAN ,, bolehkah dia menjadi kado terindahku di hari Ulang Tahunku esokkk :')

Aku Mohon TUHAN............ Bismillah o:)

Give your miracle for me god, wish I lucky and God Bless Me =))))

Cinta Ini Untukmu :')






Haruskah semua berakhir pada takdir, yang tidak pernah bahkan tidak mau aku ukir, di kehidupan penuh penantian akan hadirnya suatu kebahagian, bukan cinta yang aku pinta bukan pula rasa yang aku punya tapi kepastian akan sebuah perjanjian yang terucap atas apa harap,bukan sekedar berkata yang tak bemakna, bukan pula berjanji namun tak pasti, kegundahan di kegelisahan dalam redup sayup, kepedihan yang tak pula berkesudahan, di kehidupan hanya ada bias-bias keindahan yang tak pernah bahkan mungkin takan bisa kita rasakan jika hanya berteman dengan kebodohan dan kebohongan.
Hanya dengan nurani kita dapat mawas diri berkaca pada pengalaman berubah untuk masa depan demi meraih suatu kebahagian sebuah kebanggan, untuknya aku berucap dan untuk ku aku bersikap, demi satu yang di tuju demi masa lalu yang teramat sangat ingin aku tinggalkan lupakan hapuskan selamanya sampai nanti sampai ku kembali dengan diriku yang lebih berarti.

Semua rasa yang aku punya semua kata penuh makna yang aku rasa aku coba smapaikan walau hanya dalam sebuah tulisan, aku ingin dia ada untuk aku menggoreskan lukisan-lukisan kebahagian di kehidupan aku yang sendiri untuk di miliki, jangan ada palsu jika memang benar aku untuk kamu, semua kini seakan mimpi dalam kehidupan aku seperti terlahir kembali, aku bukan yang dlu, aku tidak mau lagi tertipu dengan semua kepalsuan dan kebohongan, aku ingn kembali teruntuk mencintai dia yang kini ada selmanya.......


"Selama dia bicara dalam kejujuran aku akan setia untuknya"

Kamis, 09 Agustus 2012

" TUHAN, Aku Sayang Dia "

Tuhan… Bolehkah aku mengaku, meski Engkau sudah tahu kalau aku cinta dia, aku sayang dia.

Tuhan bolehkah aku mengaku kalau aku telah berbohong, telah berpura-pura sebagai teman dihadapannya.
Tuhan bolehkah aku mengaku, kalau aku sakit hati ketika dia bersama yang lain, bersama dengan orang yang disukainya.
 
Tuhan, aku ingin dia berbicara padaku dan menatap matanya yang indah.
Tuhan bolehkah aku meminta, aku ingin milikinya.. aku ingin bersamanya saat ini.. hanya dia Tuhan , sungguh hati ini tulus mencintainya dan air mata ini rela menetes demi setiap doa untuknya. 

Tuhan maukah Engkau mengabulkannya meski bukan hari ini? Tuhan boleh ya…. :")
Wahai Tuhanku bilapun kau tak mengabulkannya maka maafkan perasaan ini bila salah dan permintaanku yang lancang. 
Tuhan.. kalau aku tidak boleh milikinya maka hapuslah rasa ini sekarang juga, agar aku tidak selalu berharap.. berharap cinta dan kasih darinya.

Tuhan Aku Lelah Dengan Semua Ini :'((



Terkadang aku menjadi begitu lelah , terutama dalam menata hati . Ada banyak bagian yang begitu susah kumengerti , ntah bagaimana Tuhan menjadikan nya hingga begitu rumit untuk kupahami .

Bukan hanya perasaan cinta yang harus kutahan agar tak menggebu , atau perasaan sedih yang harus ku urai agar tak menyepi . Banyak hal yang masih tak kumengerti tentang RASA , tentang EMOSI , dan tentang JIWA . Waktu lima belas tahun belum cukup bagiku memetakan sifat-sifat dasar manusia .

Lelah , aku begitu lelah ! Ingin berbaring sejenak untuk melepas penat , namun rasa nya akan sangat SULIT . Berbaring hibernasi puluhan abad pun tetap tak akan mampu mengangkat rasa letih ini ! Rasa yang begitu membuatku menghela nafas panjang . Aku capek ! Aku mencoba menguatkan langkahku dan menegakkan ketegaran hatiku . Tapi , aku muak untuk terlihat menjadi kuat ! Aku muak berpura-pura menjadi seseorang yang terlihat kuat ! Aku lelah dituntut agar tidak terlihat lemah ! Aku lelah berpura-pura dalam kesakitanku . Aku lelah dalam kepalsuan . Aku ingin menangis tapi nyata nya aku hanya bisa menyembunyikan air mataku .
Aku iri dengan mereka yang bisa tersenyum bahagia tanpa kepalsuan . Aku iri dengan mereka yang bisa berlari dan bergerak bebas dalam sandiwara yang skenario nya telah dipersiapkan Tuhan . Aku ingin seperti mereka ! Aku ingin menjadi pelakon dalam sandiwaraku sendiri , aku ingin menjadi pemeran utama dalam sandiwara yang Tuhan izinkan terjadi itu . Tapi ? Nyata nya , aku hanya menjadi seorang penonton ! Aku hanya bisa duduk diam ! 

Kalau manusia berhak untuk merancang takdir nya sendiri , aku pasti mampu merancang kebahagiaanku sendiri , dengan kekuatanku sendiri , dengan kemampuanku sendiri . Tapi , inilah aku dalam keterbatasanku . Aku hanya bisa diam ! Aku hanya bisa duduk memperhatikan ! Aku hanya bisa melakukan kepalsuan ! Aku hanya bisa bahagia walau dalam kepura-puraan . Aku lelah menahan sakit !


Tuhan , aku lelah . Aku merasa engkau mengerti :') aku lelah mendengar kata SABAR yang terus-terusan terucap dari bibir mereka :'( 
Aku lelah , Tuhan .

Ketika Sahabat Berkhianat

“Aku tak percaya siapa pun lagi. Sahabat yang dulu kupercaya ternyata bisa berkhianat juga.”
“Jangan pernah percaya pada siapa pun kecuali dirimu sendiri. Sahabat seberapa pun baiknya, ternyata masih bisa berkhianat.”

Dua kalimat di atas mewakili isi hati sebagian dari kamu yang merasa pernah dikhianati oleh sahabat. Seseorang yang seharusnya menjadi tumpuan rasa suka dan duka, tempat berbagai rasa, canda dan tawa, serta bisa dipercaya ternyata menjadi sosok sebaliknya. Ia bukan lagi tempat yang aman untuk berkeluh kesah. Ia tidak lagi setia dan penuh pengertian seperti dulu. Ia berubah menjadi seseorang yang seolah-olah tidak kita kenal.

Banyak banget contoh yang bisa diambil tentang berkhianatnya seseorang yang semula kita anggap sahabat. Mungkin saja ia yang dulu kita percaya sebagai tempat curhat ternyata sekarang menghindar. Bukan itu saja, rahasia hidup kita ia obral kesana-kemari. Duh…malu tentu rasa hati ini.
Bisa jadi, kebaikan seseorang yang kita sangka sahabat ternyata hanya bila ada maunya. Ia baik ketika mau mencontek ulangan karena semalam nggak belajar. Ia ramah karena ternyata naksir kakak cowok kamu. Ia rajin menyapa karena mau hutang uang jajanmu. Dan bila tujuannya sudah tercapai, maka ia akan pergi tanpa permisi. Gondok banget gak sih punya sahabat model begini?
Jangan sedih. Bila kebetulan kamu ketemu dengan tipe orang kayak begini, dia memang tak pantas disebut sebagai sahabat. Biarlah dia pergi bila memang dianggapnya kamu sudah tak memberi keuntungan apa pun baginya. 
 
Sakit hati memang ada. Tapi tak perlu dipelihara terlalu lama. Sayangi hati dan perasaanmu sendiri. Rugi banget bila waktu dihabiskan hanya untuk merasa jengkel karena merasa dikhianati seseorang yang sudah terlanjur dianggap sebagai sahabat.
Jangan patah arang. Jangan pula menganggap semua orang seperti itu. 

Selalu ada sisi baik di balik terjadinya peristiwa yang tidak mengenakkan hati. Ketika satu sahabat mengkhianatimu, yakinlah akan hadir banyak sahabat lain yang akan setia dan baik padamu. Yang penting kamu harus memperbaiki kualitas diri dulu agar pribadi-pribadi yang datang padamu juga merupakan pribadi yang berkualitas juga. Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa agama/kualitas seseorang itu mengikuti siapa yang menjadi temannya.
…Ketika satu sahabat mengkhianatimu, yakinlah akan hadir banyak sahabat lain yang akan setia dan baik padamu. Yang penting kamu harus memperbaiki kualitas diri..
Seiring dengan semakin berkualitasnya diri kamu, maka sahabat yang akan datang kelak juga tak jauh dari kualitas yang kamu sandang. Begitu sebaliknya. Maka ketika pengalaman masa lalu memberi kamu pelajaran tentang sakitnya dikhianati oleh sahabat, maka introspeksi saja bahwa mungkin itu adalah teguran ketika kamu belum bisa menjadi sahabat yang baik bagi orang lain. Jadi jangan berkecil hati. Tetap optimis bahwa hidupmu akan lebih ceria dab berwarna dengan dikelilingi oleh sahabat-sahabat yang baik.