Terkadang
aku menjadi begitu lelah , terutama dalam menata hati . Ada banyak
bagian yang begitu susah kumengerti , ntah bagaimana Tuhan menjadikan
nya hingga begitu rumit untuk kupahami .
Bukan
hanya perasaan cinta yang harus kutahan agar tak menggebu , atau
perasaan sedih yang harus ku urai agar tak menyepi . Banyak hal yang
masih tak kumengerti tentang RASA , tentang EMOSI , dan tentang JIWA . Waktu lima belas tahun belum cukup bagiku memetakan sifat-sifat dasar manusia .
Aku
iri dengan mereka yang bisa tersenyum bahagia tanpa kepalsuan . Aku iri
dengan mereka yang bisa berlari dan bergerak bebas dalam sandiwara yang
skenario nya telah dipersiapkan Tuhan . Aku ingin seperti mereka ! Aku
ingin menjadi pelakon dalam sandiwaraku sendiri , aku ingin menjadi
pemeran utama dalam sandiwara yang Tuhan izinkan terjadi itu . Tapi ? Nyata nya , aku hanya menjadi seorang penonton ! Aku hanya bisa duduk diam !
Kalau manusia berhak untuk merancang takdir nya sendiri , aku pasti mampu merancang kebahagiaanku sendiri , dengan
kekuatanku sendiri , dengan kemampuanku sendiri . Tapi , inilah aku
dalam keterbatasanku . Aku hanya bisa diam ! Aku hanya bisa duduk
memperhatikan ! Aku hanya bisa melakukan kepalsuan ! Aku hanya bisa bahagia walau dalam kepura-puraan . Aku lelah menahan sakit !
Tuhan
, aku lelah . Aku merasa engkau mengerti :') aku lelah mendengar kata
SABAR yang terus-terusan terucap dari bibir mereka :'(
Aku lelah , Tuhan .
Ya. Semua kita pasti pernah lelah. Lelah dalam menuntaskan takdir yang sedang tersusun. Kuncinya: bersabarlah. Kadang, itu memang tidak mudah.
BalasHapusBtw, blog saya ada update yang lain loh. Kunjungi yaaa
Sabar lah..aku juga paham rasanya..aku bahkan sering berpikir untuk lari dari semuanya itu.Seakan tidak ada harapan.
BalasHapusSabarlah..mereka mengatakan kita harus mencari Tuhan.temukan lah Tuhan dengan segala cara.
Lelah rasa itu sering hadir dalam diri kita, kadang apa yg kita lakukan membuahkan hasil yg tak sesuai harapan atau gagal, atau kehilangan orang2 terkasih seperti IBU. jujur sering kita kususnya saya sering sekali merasa gagal. Tapi bila kita menerima dengan ikhlas Allah akan memberikan gantinya...
BalasHapus